BuLekh: Paper Matematika

Wednesday, March 5, 2014

Paper Matematika

PENGAPLIKASIAN BARISAN DAN DERET DALAM KEHIDPAN SEHARI-HARI


Nama Pengarang : Jauharotul Mufidah

Nim : D07212010
Alamat : Jl.Kol.H.Ismail, dsn.Gading, ds.Tugu Sumberjo, kec.Peterongan, kab.Jombang
Motto : Tidak hanya menjadi Mutiara saja tapi juga yang bermanfaat




ABSTRAK

 

Matematika mempunyai peranan penting dalam kehidupan sehari – hari, karena seringkali matematika
dimanfaatkan dalam menyelesaikan permasalahan-permasalahan seperti permasalahan pengambilan keputusan-keputusan yang berhubungan dengan uang dan permasalahan-permasalahan lainnya dalam kehidupan sehari-hari. Salah satu disiplin ilmu dalam penerapannya sangat membutuhkan matematika sebagai bahasa symbol untuk menyederhanakan penyajian, pemahaman, analisis, dan penyelesaian suatu masalah. Berdasarkan hal tersebut, maka penulis berusaha untuk mengkaji penerapan konsep barisan dan deret dalam kehidupan sehari-hari.
Penulisan ini merupakan kajian teori yang diambil dari buku-buku yang relevan. Tujuan dari kajian ini adalah untuk memudahkan dalam pemecahan masalah-masalah dalam kehidupan sehari-hari yang berkaitan dengan barisan dan deret.

Kata kunci: Barisan dan Deret.

 


1.  PENDAHULUAN


Barisan bilangan adalah himpunan bilangan yang di urutkan menurut suatu aturan/pola tertentu yang dihubungkan dengan tanda “,”. Jika pada barisan tanda “,” diganti dengan tanda “+” , maka disebut deret. Masing-masing bilangan itu disebut suku-suku barisan,setiap suku diberi nama sesuai dengan nomor urutnya. Barisan atau pola bilangan adalah jajaran bilangan dengan urutan tertentu. Tepatnya, barisan adalah daerah nilai suatu fungsi dengan daerah asal bilangan asli. Barisan bilangan adalah sekumpulan bilangan-bilangan dengan pola yang sama dan tertata secara berurut [1].
Setiap bilangan dalam suatu bilangan disebut suku dan bisa dilambangkan dengan Un (n menyatakan nomor urut suku). Barisan Aritmatika(barisan hitung) adalah suatu barisan bilangan yang selisih antara dua suku yang berurutan selalu tetap besarnya, dan nilai yang tetap besarnya itu disebut beda atau pembeda (b).
Deret bilangan adalah penjumlahan suku-suku barisan bilangan.


2.  METODE


1.1 Barisan Aritmatika
Jika barisan yang suku berurutannya mempunyai tambahan bilangan yang  tetap,maka barisan ini disebut Barisan Aritmatika [2].  Misal :
a.       2,5,8,11,14……………………ditambah 3 dari suku didepannya
b.      100,95,90,85,80…………….dikurangi 5 dari suku didepannya.

1.2  Deret Aritmatika
Deret Aritmatika disebut juga deret hitung. Apabila suku-suku didalam barisan aritmatika dijumlahkan,maka didapat deret aritmatika. Jadi, bentuk baku deret aritmatika adalah  a + (a + b ) +  (a + 2b) + ( a + 3b ) + ……………+ (a + (n-1) b ).


2.1  Sub Bab


·       Barisan Aritmatika :
Bentuk umum barisan aritmatika seperti berikut :
U1,u2,u3,……………………,un-1
Atau
a,a + b,a + 2b,………,a + (n-1) b
keterangan :
                       u1  = a = suku pertama
                       un-1  = beda = b
                       un   = suku ke-n
                       n  =  banyaknya suku/urutan suku
Maka rumus suku ke-n barisan aritmatika adalah :
Un  = a + (n-1) b, dengan n = 1,2,3,………..
Contoh :
Tentukan suku ke-20 barisan  bilangan 2,5,8,11,…………..
Penyelesaian :
a = 2
b = 5-2 = 3
un  = a + (n-1) b
           = 2 + (20 – 1) 3
           = 2 + 60 – 3
           = 59

·     Deret Aritmatika :
Jika jumlah n suku deret aritmatika dinyatakan dengan Sn. Maka didapat rumus :
Karena  un = a + (n-1) b maka Sn didapat rumus Sn :
Sn = (a + un)
Contoh soal :
Hitunglah jumlah 40 suku pertama dari deret aritmatika  5 + 10 + 15………….
Jawab :
A = 5,b = 10 – 5 = 5.
Dan  = 40, maka :
Sn =   
    40 =
          = 20  (10 + (39) 5 )
          = 20 ( 10 + 195 )
          = 20 (205)
          = 4100


3. KESIMPULAN

Dari pembahasan makalah diatas dapat disimpulkan bahwa :
Setiap bilangan dalam suatu bilangan disebut suku dan bisa dilambangkan dengan Un (n menyatakan nomor urut suku). Barisan Aritmatika(barisan hitung) adalah suatu barisan bilangan yang selisih antara dua suku yang berurutan selalu tetap besarnya, dan nilai yang tetap besarnya itu disebut beda atau pembeda (b).
Deret bilangan adalah penjumlahan suku-suku barisan bilangan.


 REFERENSI

[1]        Puspendik. 2004. Pengertian Barisan dan Deret Aritmetika (Kegiatan Belajar I). (Online), (http;// puspendik.com/ebtanas%5Cujian2004%5Cskl2004/PANDUAN 04.htm, diakses 4 Januari 2014.
[2] Supriyanto.2008.Ujian Nasional Matematika SMA/MA. Surakarta:firdaus utara.

No comments :

Post a Comment